Kategori: politik

Buka Puasa Bersam Bapak Menteri BUMN Erick Thohir

JAKARTA- Buka Puasa Bersama Bapak Menteri BUMN Erick Thohir. Hadir Edy Torana Ketua Umum Relawan ETOR, Syafrudin Budiman SIP Ketua Dewan Pembina Relawan ETOR dan Andi Nurhadi Ketua Dewan Penasehat Relawan ETOR dalam Acara Saresehan FAI di Financial Hall, Gedung CIMB Niaga Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Popular Relawan ETOR

politikus-pan-syafrudin-budiman-dukung-pembentukan-koalisi-besar-calonnya-bisa-prabowo-zulhas-atau-prabowo-erick

Politikus PAN Syafrudin Budiman Dukung Pembentukan Koalisi Besar, Calonnya Bisa Prabowo – Zulhas atau Prabowo – Erick 

Jakarta – Pertemuan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menjadi langkah awal pembentukan koalisi besar partai politik. Selain itu menjadi sinyal terbentuknya koalisi capres-cawapres Prabowo  – Zulkifli Hasan (Zulhas), Prabowo – Erick Thohir (ET) atau Prabowo – Airlangga Hartarto (AH).

Pernyataan ini disampaikan Syafrudin Budiman SIP Politisi Muda PAN yang juga Ketua Umum Perhimpunan UKM Indonesia melalui rilis media, Rabu (12/04/2023) di Jakarta. Hal ini juga disikapi sebagai respon rencana bersatunya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dari PAN, Partai Golkar dan PPP, dengan Koalisi Kebangsaan Indonesia Raya (KKIR) dari Partai Gerindra dan PKB.

“Pertemuan Bang Zulhas di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu, 8 April 2023 kemarin menjadi langkah awal pengagasan koalisi besar. Bisa jadi akan muncul pasangan Prabowo – Zulkifli Hasan, Prabowo – Erick Thohir atau Prabowo Airlangga,” kata Syafrudin Budiman SIP yang biasa disapa Gus Din ini.

Menurut Bacaleg PAN DPR RI Dapil DKI Jakarta I Jakarta Timur ini, nama-nama Zulkifli Hasan, Erick Thohir dan Airlangga Hartarto sudah masuk dalam 9 kandidat capres-cawapres PAN. Apalagi kata Gus Din, koalisi besar ini jika terwujud akan semakin kuat dan kompak, seperti apa yang disampaikan Presiden Jokowi di acara Silaturahim PAN, Minggu (02/04/2023) lalu.

“Presiden Jokowi aja mendukung dan memuji jika terbentuk koalisi besar KIB dan K-KIR. Apalagi juga didukung partai non parlemen lainnya yang menyatakan siap bergabung pada koalisi besar,” ucap pengusaha dan konsultan media ini.

Ia juga menambahkan, penentuan nama-nama bisa dibicarakan lebih teknis menjelang pendaftaran kandidat capres-cawapres pada 19 Oktober 2023. Nama-nmaa kandidat juga bisa berubah, apabila PDI Perjuangan ikut bergabung dalam koalisi besar.

“Kalau saya pribadi sebagai kader PAN lebih cocok Prabowo – Zulkifli Hasan atau Prabowo – Erick Thohir. Apalagi Presiden Jokowi sudah memberi sinyal selalu mengajak Prabowo, Zulkifli Hasan dan Erick Thohir saat kunjungan kerja,” tutup Ketua Umum Jokowi Relawan Barisan Pembaharuan ini.

Penjajakan Koalisi Besar Zulkifli Hasan Kunjungi Kediaman Prabowo Subianto 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan tiba di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, tepat pukul 15.00 WIB, Sabtu, (08/04/2023. Ia didampingi Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi, Asman Abnur, dan Yandri Susanto.

Hadir juga Ketua Majelis Penasehat Partai Hatta Rajasa, Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno, Bendahara Umum Totok Daryanto, serta Mahkamah Partai Bara Hasibuan. Juga Ketua Fraksi DPR Saleh P. Daulay, Ketua Perempuan Amanat Intan Fauzi juga Wakil Sekjen Ine Hakim.

Prabowo langsung menjabat tangan pria yang akrab disapa Zulhas itu. Penyambutan Prabowo tampak hangat. Perpaduan biru dari PAN dan Putih dari Prabowo memadati pelantaran rumah Menteri Pertahan Republik Indonesia itu.Adapun Prabowo didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Andre Rosiade, Sufmi Dasco Ahmad dan Budi Djiwandono.

Parpol di koalisi pemerintahan sedang santer menggaungkan wacana koalisi besar, kolaborasi Koalisi Indonesia Raya (KIR) digawangi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Koalisi Indonesia Bersatu (PKB) oleh PAN, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas usai acara silaturahmi bersama Presiden Jokowi dengan Ketum Partai Gerindra, Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) beberapa waktu lalu.

Zulhas tidak menampik wacana koalisi besar yang belakangan banyak dibicarakan. “Saudara-saudara lihat, kompak (dan) harmonis kami tadi. Nanti tentu ada diskusi lanjutan mengenai koalisi besar,” ucap Zulhas, di Jakarta, Minggu (02/04/2023).

Menurutnya, pembicaraan mengenai koalisi besar ini masih memiliki banyak waktu, termasuk soal pemilihan calon presiden (capres) yang akan diusung. “Capresnya bagaimana, itu ada perjalanannya, ada waktunya,” ujar Zulhas. (red)

FIFA Batalkan Indonesia Tuan Rumah PD U-20, Jurnalis Inggris Bongkar Penyebabnya, Ternyata

FIFA INFO– JURNALIS asal Inggris, Rob Harris mengatakan penyebab FIFA batal menggelar Piala Dunia U-20 di Indonesia adalah karena kondisi lapangan.

Hal itu disampaikan melalui akun Twitter pribadinya @RobHarris.

“FIFA merasa bahwa Indonesia tidak akan siap (menggelar Piala Dunia U-20) berdasarkan kunjungan lapangan,” tulis Rob Harris, Rabu (29/3/2023). “Itu menjadi salah satu faktor penyebab pembatalan Piala Dunia U-20 di sana (Indonesia), sementara pembicaraan tentang partisipasi Israel berlangsung,” lanjutnya.

Rob Harris adalah sala satu jurnalis sport dari kantor berita Associated Press.

Dia kerap mengungkap berbagai bocoran untuk kasus olahraga besar dalam laman media sosialnya.

Bocoran dia soal Piala Dunia U-20 ini belum mendapatkan konfirmasi.

Namun, apa yang disampaikan Rob memberi sudut pandang sendiri atas pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah.

Sebelumnya kasus penolakan atas Israel dianggap sebagai alasan pencopotan.

Sedangkan dalam surat FIFA, ada juga yang mengaitkan pencoretan itu dengan Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan, Malang.

Disebutkan bahwa “FIFA telah memutuskan untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 karena keadaan saat ini”.

Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi dari berbagai pihak hingga akhirnya menjadi polemik dalam beberapa waktu terakhir.

Penyebab pasti yang membuat FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 hingga saat ini masih menimbulkan tanda tanya.

Dalam keterangan resminya, asosiasi sepak bola dunia itu tidak menjelaskan secara detail.

Sebelum mencoret Indonesia, FIFA telah melakukan inspeksi ke enam stadion yang ditunjuk PSSI untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-20 pada 21-27 Maret 2023.

Inspeksi terakhir itu bahkan masih berlangsung pada pekan pencoretan dilakukan.

Keenam stadion yang diinpeksi FIFA tersebut meliputi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta;
Stadion Si Jalak Harupat; Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali; Stadion Manahan Solo; Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya; Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

FIFA mengawali inspeksi stadionnya di Jakarta, tepatnya di SUBGK pada 22 Maret 2023.

Hasilnya melahirkan rekomendasi agar lapangan latihan masih perlu disesuaikan dan tambahan fasilitas pendukung.

Selanjutnya FIFA mendatangi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang pada 23 Maret 2023 dan dilanjutkan ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung pada 24 Maret 2023.

Kepala Dinas Kabupaten Bandung Kawaludin mengatakan proses perbaikan sudah mencapai 90 persen.

Stadion Manahan Solo pada 25 Maret dan Gelora Bung Tomo Surabaya pada 26 Maret 2023 jadi tempat selanjutnya yang dikunjungi FIFA.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widayati FIFA melakukan pengecekan ke beberapa fasilitas stadion.

“Jadi, seperti itu yadi yang kami diskusikan. Ada perubahan-perubahan sedikit, akan tetapi bukan mayor. Hal-hal kemarin sudah disampaikan FIFA ke kami. Jadi kami lebih kepada penyesuaian-penyesuaian saja setelah itu,” kata Wiwiek.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surakarta Rini Kusumandari menjelaskan FIFA telah mengecek lapangan dan tribune media.

“Soal rumput stadion untuk lapangan pertandingan sudah aman dan tribune media juga sudah selesai. FIFA menyebut tak ada masalah, tapi rekomendasinya secara resmi belum disampaikan dari FIFA,” ungkapnya.

Stadion terakhir yang ditinjau FIFA adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali pada 27 Maret 2023.

FIFA Team Project Venue Management Christian Schmolzer mengatakan pihaknya memeriksa manajemen dan keamanan stadion, marketing dan kompetisi, media, penyiaran, IT, dan teknologi, serta operasional pengunjung dan akreditasi.

“Kami datang langsung ke sini untuk mengecek dan mengkonfirmasi dengan LOC serta otoritas setempat tentang beberapa hal, di antaranya tata kelola stadion, alur keluar masuk, dan area parkir,” ujarnya.

Sinergitas Relawan ETOR dan Tim Bacaleg PAN DPRD Propinsi DKI Jakarta Bagi-Bagi Nasi Kotak Buka Puasa

Relawan ETOR Jakarta

Jakarta – Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh Rahmah (kasih sayang) dan magfiroh (ampunan). Sehingga menjadi momen terbaik untuk bersedekah dan berbagi, karena menjadi ladang amal utama untuk menuai pahala yang berlimpah.

Salah satunya pembagian takjil nasi kotak buka puasa gratis yang digelar DPW Relawan Erick Tĥohir (ETOR) DKI Jakarta bersama Tim Relawan KIS (Kawan Ical Syamsudin) Bacaleg PAN DPRD DKI I Jakarta Pusat. Acara ini digelar Senin sore, (03/04/2023) di depan Kantor LBH Jaringan Rakyat (JARAK), Kawasan Jl. Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat.

“Pembagian takjil nasi kotak gratis ini dilakukan selama bulan puasa. Sasarannya kepada masyarakat yang sedang melintas jalan di depan kawasan kantor sekretariat KIS dan LBH JARAK, di Komplek Purimas No.32K, Jl. Batu Hajar, Hayam Wuruk, Gambir. Jakarta Pusat.” jelas Ketua Relawan KIS, Bambang Nurcahyadin kepada awak media.

Menurut Bambang, pembagian takjil dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk berbagi kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan agar dapat berbuka tepat pada waktunya.

“Takjil mulai dibagikan menjelang waktu berbuka puasa, dgn maksud agar warga yang melintas bisa tepat waktu untuk membatalkan puasanya” jelas Bambang sapaan akrabnya.

Pemberian takjil secara gratis tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Menurut Ketua Relawan KIS,, warga begitu antusias dan senang menerima paket takjil berupa nasi kotak (Ricebox), snack dan air Mineral yang telah dibagikan relawan tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPP Relawan Erick Thohir (ETOR), Syafrudin Budiman, SIP yang kerap disapa Gus Din ini mengatakan, acara pembagian takjil nasi kota buka puasa ini adalah sesi ke III. Kedepan kata Gus Din, akan terus dilakukan pembagian kepada warga DKI Jakarta sampai akhir bulan puasa ramadhan.

“Relawan ETOR akan terus bersinergi dengan lembaga manapun termasuk Relawan Kawan Ical Syamsudin (KIS) untuk melayani masyarakat. Baik itu program berupa bakti sosial atau membuka layanan hukum gratis kepada masyarakat DKI Jakarta,” terang Gus Din yang juga Ketua Umum DPP Perhimpunan UKM Indonesia.

Menurut Gus Din yang juga Bacaleg PAN DPR RI Dapil DKI Jakarta I Jakarta Timur untuk mewujudkan kohesitas dan melaksanakan program pro rakyat, terutama di bulan puasa ramadhan. Diharapkan pembagian bantuan sosial dan pelayanan hukum gratis bagi warga DKI Jakarta ini bisa membawa berkah dan kemuliaan.

“Kegiatan bakti sosial ini tentunya juga untuk menumbuhkan semangat dan menaruh kasih sayang terhadap sesama melalui gerakan sosial kemanusiaan. Berapapun yang diberikan akan menjadi contoh kepada yang lain untuk ikut berbagi,” pungkasnya. (red)

PPD Dan PPS 40 Distrik Kabupaten Jayawijaya Belum Dibayar Honor Hinga Kini April 2023

Masa aksi di kantor KPU Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan



WAMENA – Masa yang tergabung dalam Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) senin 3 April 2023, mendatangi Kanto KPU Jayawijaya.

Masa aksi (PPD) dan (PPS) menuntut kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jayawijaya, untuk segera membayar honor. Setelah audience bersama PPD, PPS dan Komisioner di auditorium Minggu lalu terkait Honor, namun sampai hari ini belum ada kepastian nasip PPD dan PPS 40 Distrik.

Masa aksi dari PPD dan PPS dari 40 Distrik mendatangi Kantor KPU mempertanyakan langsung bagian Kesekretaritan, respon pihak kesekretariatan ” Penyusulan nama untuk penerbitan SK Kesekretariatan dari PPD kami sudah usulkan kepada Bapak Bupati Jhon Ricard Banua namun belum ada respon dari Bupati Jayawijaya”, menurut kesekretariatan KPU Jayawijaya.

Lanjut, Bupati mengatakan “Saya akan Lihat dulu daftar nama-nama yang telah di usulkan dari KPU pungkas bupati ” menurutnya

Kedua masa yang tergabung Pihak KPU dan PPD,PPS 40 Distrik Kabupaten Jayawijaya, bersamaan mendatangi Kantor Otonom Wenehule Hubi untuk menemui Bapak Bupati, nanum sementara itu Jhon Richard Banua tak ada ditempat, ia keluar kunjungan ke Distrik Wita-Waya (Miami).

Ujar Sekda Jayawijaya Thommy M Mayor asal Serui itu, ” masa bisa dapat menunggu Bapak Bupati pulang dari kegiatan kunjungan ke distrik Wita -Waya, sementara bapak Bupati ada kegiatan disana”, Singkatnya

Setelah Bupati Jayawijaya mengetahui hal itu, usai kegitan ia buru-buru berangkat ke Jayapura, masa dikantor otonom mendengar keberangkatan bupati, dengan rasa kecewa kembali ke Kantor KPU dan adakan pertemuan singkat untuk Pemalangan Kantor KPU Jayawijaya.

Namun hal itu tidak terjadi pemalangan kantor KPU Jayawijaya, masa kasi PPD dan PPS memberikan Waktu kepada KPU agar dalam waktu dekat KPU segera upayakan Honor PPD dan PPS untuk dicairkan. (A/m)