Kategori: politik

JHON BANUA, Pembawa Mala Petaka Bagi Masnyarakat (WMX), Banua Harus Mundur

Jhon Richard Banua (Bupati Jayawijaya)

WAMENA,ETOR.DATA.BLOG – Seluruh keluarga Besar Papua Pegunungan lebih khusus Kota Wamena, Lembah Balim,, Kabupaten Jayawijaya saya mengajak, mari kita semua bersatu, untuk satukan pikiran dan tindakan dengan konsentrasi penuh memikirkan, apa penyebab utama dari kerusuhan penembakan pembunuhan dan seluruh kekacauan Kota Wamena selama John Ricard Banua bukan Putra Asli Lembah Balim Jayawijaya ini menjadi Bupati, selalu dan terus ratusan nyawa rakyat terus berjatuhan.

Kini sudah saatnya seluruh rakyat Lembah Baliem Jayawijaya untuk bersatu mengembalikan Kabupaten Jayawijaya ketangan Putra-Putri Asli Lembah Balim Jayawijaya sendiri.

Penembakan kerusuhan dan begitu banyak kematian dan kita terus kehilangan nyawa dan harta, darah dan air mata terlalu banyak tumpah secara sia-sia demi sesuatu yang tidak berarti, nyawa keluarga kita, nyawa manusia terus berjatuhan, mereka anak-anak muda, para pemuda, manusia Lembah Balim Jayawijaya terus berjatuhan terus menerus dan terakhir kerusuhan pasar Sinagma harus kita akhiri.

Semua kekacauan dan penembakan oleh aparat yang seharusnya melindungi rakyat malah sebaliknya, kita terlalu banyak kehilangan nyawa anggota keluarga kita ditangan militer, rakyat sipil tanpa senjata ditembak mati, gedung-gedung pemerintah dibakar massa, toko-toko dan ruko-ruko milik pendatang (urban) terus dibakar.

Semua bentuk kekacauan dan pembunuhan ini penyebab utama dan sebagai dampak buruk bisa terjadi dan terus berlangsung penyebab utama terutama disebabkan hari ini Jayawijaya ditangan orang Lembah Balim Jayawijaya.

Oleh sebab itu

Sudah saatnya pemimpin dan Kepala Daerah Jayawijaya harus dikembalikan ketangan putra terbaik anak-anak Putra Daerah Lembah Baliem Kabupaten Jayawijaya sendiri sebagai pemilik hak kesulungan sesuai semangat Otonomi Khusus Papua.

Saudara John Riicard Banua (JRB) sudah cukup membawa musibah, menyebabkan kerusuhan demi kerusuhan. Orang ini tidak boleh dibiarkan tetap manjadi Bupati Jayawijay dan terus membawa korban demi korban berjatuhan.

Hentikan dan keluarkan JRB dari kepemimpinan Jayawijaya hari ini juga karena dia terlalu sering membawa malapetaka, JRB sudah cukup menyebabkan terlalu banyak nyawa rakyat jadi korban sia-sia berjatuhan.

Kita terlalu sering dan terlalu banyak kehilangan nyawa keluarga untuk selama-selamanya, Bupati JRB membawa masuk kebodohan dan memilihara kebodohan dan keterbelakangan disaat Papua sudah Otonomi Khusus yang itu saatnya Kekuasaan Wajib ditangan Putra Daerah Lembah Baliem Jayawijaya sendiri.

Mari kita bersatu, sudah saatnya seluruh masyarakt Lembah Baliem dibantu oleh kelurga Seluruh Papua pegunungan wajib membantu mengusir kepemimpinan John Ricard Banua (JRB) dari Lembah Balim Kabupaten Jayawijaya sebagai Kabupaten induk dan kini Propinsi Papua Pegunungan.

Hentikan JRB pembawa malapetaka Kabuoaten Jayawijaya.

SUMBER : Ismail Asso AP AI WEREK (Putra Asli) Lembah Baliem Jayawijaya

JRB (John Ricard Banua) Bupati Jayawijaya & Kapolres AKBP Hesman S. Napitupulu, SH, S.IK, MH Di Nilai Tidak Bertangung Jawab

Masnyarakat Jayawijaya

WAMENA,ERIR.DATA.BLOG _ Jelas terlihat insiden ke insiden tidak mampu melakukan pendekan yg baik tapi pada masa kepemimpinan banyak memakan korban jiwa anak asli Papua di Wamena selama ini.

Kita butuh Pemimpin Orang Asli Papua yang mengerti budaya & hak dasar dan memiliki integritas yang tinggi. Selama ini hanya befokus pada Proyek ke Proyek, menurut Ustadz Ismail Asso.

Baca Juga:

BREAKING NEWS: Situasi Kota Wamena Memanas

Dan juga Masnyarakat Jayawijaya meminta agar Kapolres AKBP Hesman S. Napitupulu, SH, S.IK, MH dan Danton BKO Brimob Kabupaten Jayawijaya segera di copot jabatannya atau di mutasi segera. (*)

Breaking News: Situasi Kota Wamena Memanas Bermula Dari Isu Penculikan Anak

Foto; Masnyarakat membakar ruko (Wamena)

WAMENA,ETOR.DATA.BLOG – Isu semakin Meluap, kota Wamena semakin memanas, trauma atas tragedi Oktober 2019 bisa kembali lagi.

Sejauh ini Masnyarakat kabupaten
Jayawijaya meminta agar Kapolres AKBP Hesman S. Napitupulu, SH, S.IK, MH dan Danton BKO Brimob Kabupaten Jayawijaya segera di copot.

menurut keterangan Masnyarakat korban, sudah terbukti 7  yang tertembak  9 tewas dan lainnya luka-luka saat ricuh kemarin  Kamis 23/02/2023.

Menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes Benny Adi Prabowo di Timika, isu penculikan anak bukan hanya mengakibatkan sembilan orang warga tewas, tapi juga melukai enam warga lainnya.

Dan beberapa Masnyarakat ditahan di Polres Jayawijaya akibat melakukan aksi anarkis memanfaatkan isu penculikan tersebut.

Djonli ST MT Maju Bacaleg PAN DPR RI Dapil DKI Jakarta III, Siap Perjuangkan Pelaku UMKM



JAKARTA,ETOR.DATA.BLOG– Djonli ST MT Dukung Optimalisasi Pembiayaan Ekspor UMKM

Politikus PAN Djonli ST MT: Arah Kebijakan Ekonomi Kerakyatn Adalah Jalan Sutra Kemajuan Ekonomi Nasional

Djonli ST MT Pengamat Ekonomi dan Energi Terbarukan: UMKM Punya Potensi dan Peran Strategis Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Baca Juga: NASDEM Antara Taktik & Licik



Jakarta – Pengamat Ekonomi Kerakyatan dan Energi Terbarukan dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Djonli, ST, MT menilai positif langkah dan ikhtiar pemerintah dalam peningkatan ekonomi kerakyatan, utamanya dalam bidang Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Indonesia.

Kata Djonli sapaan akrabnya, Ekonomi Indonesia juga diproyeksikan masih tumbuh 5-5,1 persen pada 2023. Dimana UMKM mampu menyerap 117 juta pekerja atau 97 persen dari total tenaga kerja yang ada. Dengan rincian, usaha mikro sebanyak 107,4 juta, usaha kecil 5,8 juta, dan usaha menengah 3,7 juta.

“Apa yang dilakukan pemerintah di sektor UMKM adalah bentuk dukungan penuh pemerintah kepada rakyat kecil yang berusaha di sektor UMKM. Apalagi, pemerintah akan menggandeng perbankan nasional untuk membantu pembiayaan UMKM melalui program kredit usaha rakyat (KUR). Bahkan, pemerintah telah menjalin kerjasama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) untuk lebih mengoptimalisasi pembiayaan ekspor UMKM,” kata Djonli, ST, MT, Rabu (8/2/23) di Jakarta.

Djonli yang juga Bakal Calon Legislatif Partai Amanat Nasional (Bacaleg PAN) DPR RI pada Pemilu 2024, Dapil DKI Jakarta 3 (Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu) mengatakan, arah kebijakan ekonomi kerakyatan di berbagai daerah di Indonesia termasuk Jakarta, menjadi jalan sutra bagi kemajuan ekonomi nasional.

“UMKM mempunyai potensi yang strategis dan berperan positif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja dan tentunya pemerataan pendapatan masyarakat. Sehingga kesenjangan atau ketimpangan ekonomi di Indonesia bisa dikurangi,” kata Djonli.

Djonli yakin bahwa peran UMKM Indonesia di masa mendatang sebagai stabilisator dan pendorong pertumbuhan ekonomi. Karena itu, kata Djonli, UMKM diharapkan menjadi ikhtiar ekonomi dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Saya memiliki keyakinan, ekonomi kerakyatan di Indonesia akan melahirkan para pengusaha dan usahawan yang bergerak di sektor UMKM dan mampu mensejahterakan rakyat di lapisan menengah bawah dan tumbuh menjadi besar dan mensejahterakan para pelakunya secara signifikan,” kata Djonli.

Melalui UMKM ini, kata Djonli, masyarakat kalangan menengah akan seiring sejalan dengan kebijakan ekonomi pemerintah, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dikutip dari Kemendag.go.id mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi pemasaran produk-produk usaha menengah kecil dan mikro (UMKM), baik domestik dan untuk pasar ekspor ke berbagai negara.

Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usaha mereka hingga mencapai kemajuan.

“Pemerintah terus mendukung dan memfasilitasi UKM agar mampu naik kelas dan mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas, seperti pemasaran melalui ritel modern dan marketplace, bahkan sampai pasar ekspor,” kata Zulkifli Hasan. (red)

Editor: Syafrudin Budiman SIP