
JAYAPURA,ETOR.DATA.BLOG– Peristiwa korban penembakan warga Papua di Wemena, Yang terjadi pada 23 Februari 2023 lalu, disikapi serius oleh mahasiswa Papua
Mahasiswa mendesak negara harus mengungkapkan aktor pelaku penembakan dan negara segera proses hukum terhadap aktor pelaku yang mengorbankan sembilan warga Papua.
- Rafik Perkasa Alamsyah: Untuk Menjaga Kewibawaan dan Harga Diri, Partai NasDem Harus Tarik 3 Menteri-nya
- Relawan Al Maun Desak Syahrul Yasin Limpo Diresuffle dari Mentan
- Politikus PAN: Jawaban dari Pertanyaan Besar, Siapakah Pasangan Ganjar, Kemungkinan Kuat Erick
- Dua Kekuatan Besar Bersatu Untuk Indonesia ( GANJAR-ERICK )
- Pembina Relawan ETOR & Ketua DPC PAN MAPPI
Jhon F. Tebai selaku Ketua UKM Universitas Cendrawasih menegaskan, Penembakan dan pembunuhan warga sipil di Wamena aparat tidak mengedepankan rasa kemanusiaan dan keadilan
“warga sipil juga punya hak hidup yang sama dengan warga sipil lain di Indonesia sehingga negara mempunyai kewajiban untuk menghargai dan menghormati hak hidup setiap warga negara,” tegasnya.
Baca Juga:
Kasus Penikaman Terhadap seorang Penjual Bensin Asal Madura (Wamena )
Ia lanjut menegaskan ” segera proses hukum terhadap aparat keamanan yang melakukan penembakan dan pembunuhan terhadap warga sipil di Wamena”, Tegasnya
Sementara itu perwakilan Mahasiswa Jayawijaya, Abraham Daby juga mendesak, ” pemerintah segera bentuk tim investigasi untuk melakukan penyelidikan penembakan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap Masnyarakat sipil Wamena”, ungkap nya
Mahasiswa Papua mendesak, Komnas Hak Asasi Manusi Republik Indonesia segera bentuk Tim Untuk penyelidikan kasus Penembakan terhadap masyarakat sipil oleh aparat keamanan. (@agus)